Langsung ke konten utama

Azab Bagi Penghina Islam

Mengingat maraknya para penghina Islam dari berbagai tempat akhir-akhir ini penulis merasa berkewajiban mengangkat topik ini agar bisa dijadikan refrensi bagi mereka yang bisa jadi tak tahu kemudaratan yang bakal mereka para penghina itu terima mulai dari dunia hingga akhirat kelak. Islam  adalah agama yang lurus sebagai way of life bagi manusia. Sebagai solusi untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan dan memohon ampunan Allah. Islam adalah agama penyempurna bagi agama-agama samawi yang diturunkan oleh Allah semenjak mulai dari zaman Nabiyullah Adam AS dan Islam satu2nya agama yang terjaga keontentikannya dari campur tangan manusia para pembuat agama ardhi (agama bumi buatan manusia). Saat ini begitu banyak timbul para pencela Islam tanpa mereka para pencela itu sadari bahwa bagaimanapun mereka mencela Islam akan tetap mulia dan takkan bisa jatuh menjadi hina justru manusia-manusia bodoh para penghina itulah yang akan jatuh ke jurang kehinaan mulai dari dunia sampai akhirat kelak

Allah Ta’ala berfirman:

 “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah, ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’ Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman’.
( Qs. Attaubah: 65-66)

Ketikan menjelaskan ayat tersebut, maka ulama sepakat jika ayat ini menjadi dalil tentang kafirnya orang yang sudah mengolok Allah, agama Islam, ayat ayat dan juga Rasul-Nya baik itu dilakukan dengan serius atau sekedar main main. Untuk lebih jelasnya mengenai azab yang diterima saat menghina Islam, berikut ulasan selengkapnya.


Dicabut Nyawanya

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari mengisahkan tentang seorang laki laki yang masuk Islam dan membaca surat Al Baqarah dan juga Ali Imran kemudian bisa menuliskan ayat Al Quran tersebut untuk Nabi Muhammad SAW. Namun, secara tiba tiba ia kembali ke agama asalnya dan berkata jika Muhammad hanya tahu yang aku tuliskan untuknya saja. Dengan itu, Allah SWT mencabut nyawanya dan sesudah dikebumikan, esok paginya ia kembali dimuntahkan oleh bumi sebagai akibat hukum menghina Allah dan juga menghina Islam.

Azab Dunia Akhirat

Dalam beberapa ayat Al Quran juga sudah diberikan peringatan untuk siapa pun yang tinggal dimana saja dan kapan saja termasuk umat muslim, kafir dan munafik pada zaman yang modern ini yang menghina agama Islam sekaligus memperolok, maka akan mendapat kebinasaan di akhirat yakni siksaan di neraka sehingga tidak akan bisa dikeluarkan dari sana dan tidak lagi memiliki kesempatan untuk bertobat sebab termasuk kedalam jenis dosa yang tak terampuni.
Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al-Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan, maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya, tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam
Qs. Annisa': 140


Dihilangkan Barokah Usaha

Azab berikutnya yang akan diterima adalah Allah SWT menghilangkan barokah usaha mereka. Sekeras apapun usaha yang dijalankan dan sebanyak apapun hasil yang didapatkan tidak akan mendapatkan barokah dan tidak bisa membuat kenyang atau mencukupi kebutuhannya dan sebaliknya, malah akan semakin memburuk.


Tidak Mendapatkan Pahala

Orang yang senang menghina Islam tidak akan mendapatkan bahagian atau pahala saat di akhirat nanti dan Allah SWT tidak akan berkata kata dengan mereka dan tidak akan melihat pad amereka di hari kiamat dan tidka juga akan menyucikan mereka dan hanya mendapat azab yang sangat pedih.
Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. 
(Ali Imran:77.)


Bermuka Hitam di Hari Kiamat

Saat kiamat nanti, ada sebagian orang yang memiliki muka putih berseri. Sedangkan sebagian lagi akan bermuka hitam dan muram yang didapat karena sudah melakukan dosa-dosa besar dalam yakni selalu menghina Islam semasa hidupnya.

Betapa malangnya para penghina Nabi Muhammad dan keluarga beliau, betapa malangnya para penghina Islam termasuk penghina shalat karena mereka bisa lepas dari penjara dunia tapi tak akan lepas dari penjara akhirat. Demi Allah mereka akan celaka dunia akhirat kalau mereka tak mampu bertaubat dengan taubatan nasuuha (taubat yang sebenar2nya) kalaupun mereka taubat kalau memang Allah tak mau mengampuni mereka maka mereka tetap akan merasakan adzab Allah dari dunia sampai akhirat apalagi para penghina itu adalah orang Islam sendiri tetapi mereka sudah dinilai oleh Allah sebagai orang yang kafir setelah beriman dan ini lebih dahsyat azabnya.

Wallaahu A'lamu Bisshowab


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jum'at | Islam Mengangkat Harkat & Martabat Kaum Wanita

 الحمد لله الذى أعد للمؤمنين والمؤمنات جنات  تجرى من تحتها الانهار أحمده سبحان الله تعالى وأشكره على نعمه الغزار, وأشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له الملك العزيز الغفار, وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله المختار, اللهم صل وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد نور الانوار وسر الاسرار وعلى اله الأبرار واصحابه الاخيار ومن تبعهم باحسان الى يوم القرار. اما بعد.فيامعاشر المسلمين رحمكم الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله وقد فاز المتقون واحثكم على طاعته لعلكم تفلحون Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt. diantara bukti ketaqwaan itu adalah meniti ridha orang tua. Terutama ibu sebagai wanita yang telah bersusah payah melahirkan dan membesarkan kita. bukankah ridha Allah swt tergantung pada ridhanya? Dengan kata lain menghormati orang tua merupakan salah satu artikulasi ketaqwaan seorang hamba kepada-Nya. Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Surga di bawah telapak kaki ibu, al-jannatu tahta aqdamil ummahati. Begitulah Rasulul...

Doa Tahlil atau Doa Arwah

Ada berbagai macam bentuk susunan do'a arwah. Namun penulis ingin menuliskan di sini cuma satu bentuk saja agar mudah di hafal dan di amalkan ketika di butuhkan pada acara tahlilan maupun pada saat tertentu di saat kita ingin mendo'akan keluarga, kerabat dan sahabat kita yang telah meninggal dunia. Doa tahlil atau doa arwah ini berisi permohonan agar Allah menerima semua bacaan Al-Qur’an dan zikir tahlil sebagai tambahan amal kebaikan bagi ruh/arwah orang yang meninggal yang didoakan. Doa ini juga terdiri atas permohonan ampunan dan rahmat-Nya untuk arwah ahli kubur. Inilah do'anya : اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنْ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ ال...

Kisah Sahabat Nabi SAW | Sang Raja Di Surga

Di dalam suatu majelis pengajaran, tiba-tiba Rasulullah SAW bersabda, "Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!" Abu Hurairah, yang meriwayatkan hadits ini, berkata dalam hati,"Aku berharap, akulah yang ditunjuk oleh beliau….!" Waktu subuh esok harinya, Abu Hurairah shalat di belakang beliau.  Ia tetap tinggal di tempatnya ketika beberapa orang pamit untuk pulang. Tiba-tiba ada seorang hamba/budak hitam berpakaian compang-camping datang mendekat dan menjabat tangan Rasulullah SAW, ia berkata, "Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid!!" Rasulullah SAW memenuhi permintaan orang tersebut.  Sementara beliau berdoa, tercium bau kesturi dari tubuhnya yang kelihatan kumuh dan kotor.Setelah ora ng itu berlalu, Abu Hurairah bertanya, "Apakah  orang itu (yang Engkau maksud), Ya Rasulullah?" "Benar," Kata Nabi SAW, "Ia hamba sahaya dari Bani Fulan…" "Mengapa tidak engkau beli dan engkau me...