Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kajian Islami

Pentingnya Ikhlas Dalam Setiap Amal

Dalam rangka meningkatkan taqwa kita kepada Allah, kita perlu melakukan ibadah dengan ikhlas, setulus hati. Tujuan kita diciptakan oleh Allah subhânau wa ta’âlâ tiada lain kecuali untuk beribadah atau mempersembahkan semua gerak tubuh zhahir maupun bathin  kita sepanjang hidup hanya karena Allah subhânau wa ta’âlâ. Allah berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ Artinya: “Dan saya tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS Adz-Dzâriyât: 56) Bukan berarti selama 24 jam kita hanya boleh menghabiskan waktu untuk shalat dan membaca Al-Quran saja. Namun sekolah, belajar di pesantren, bekerja mencari nafkah, membantu orang tua, berbaik budi kepada teman, makan, minum dan sejenisnya bisa juga bernilai ibadah tergantung niat kita. Semua itu merupakan bagian dari ibadah, persisnya ibadah ghairu mahdlah. Ibadah baik mahdlah maupun ghairu mahdlah, masing-masing membutuhkan niat yang ikhlas, murni karena Allah. Jika tidak mampu ikhlas se...

Tentang Adzan & Iqomah

  Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ’anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang membaca do’a ketika mendengar azan: ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟﺪَّﻋْﻮَﺓِ ﺍﻟﺘَّﺎﻣَّﺔ ﻭَﺍﻟﺼَّﻼَﺓِ ﺍﻟْﻘَﺎﺋِﻤَﺔِ ﺁﺕِ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ ﻭَﺍﻟْﻔَﻀِﻴﻠَﺔَ ﻭَﺍﺑْﻌَﺜْﻪُ ﻣَﻘَﺎﻣًﺎ ﻣَﺤْﻤُﻮﺩًﺍ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻭَﻋَﺪْﺗَ Allahumma Robba haadzihid da’watit taammati wash-sholaatill qooimah, Aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda-nillladzi wa’adtahu.” Artinya ; “Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad; wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan (melebihi seluruh makhluk), dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.” Maka ia (yang membacanya) berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat.” [HR. Al-Bukhari No.614] Dan inilah cara menjawab Adzan dan Iqamah yang baik. Cara menjawab adzan adalah dengan jawaban yang sama seperti apa yang tersebut ...

Bahaya Syirik, Mengikuti Hawa Nafsu dan Melakukan Perbuatan Dosa

1. Bahaya Syirik Syirik adalah menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain. Orang yang syirik adalah orang yang bergantung kepada selain Allah. Bergantung kepada selain Allah adalah perusak hati yang paling besar. Tidak ada perusak yang lebih berbahaya daripada perusak hati ini, dan tidak ada yang memutuskan kemaslahatan dan kebahagiaan orang melainkan perusak ini. Karena bila seseorang bergantung kepada selain Allah, maka Allah Ta’ala akan mewakilkan urusannya kepada sesuatu yang menjadi tempat dia bergantung tersebut, dan Dia menghinakannya karena tindakannya tergantung kepada selainNya itu. Dia telah kehilangan kesempatan memperoleh tujuannya dari Allah Ta’ala karena dia telah bergantung kepada selain Allah, dan karena dia telah berpaling kepada selainNya. Sehingga bagiannya untuk Allah tidak diterima, sedangkan angan-angannya untuk selain Allah tidaklah sampai. Allah Ta’ala berfirman, وَاتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لِّيَكُونُوا لَهُمْ عِزّاً. كَلَّا سَيَكْفُرُونَ بِعِب...

Hadist Arbain | Hadits Pertama Tentang Keutamaan Niat

  Hadits ke 1 عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ . [رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة] Arti Hadits /  ترجمة الحديث  : Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap  perbuatan   tergantung niatnya.  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa ...

Terjemah Kitab Aqidatul Awam

  Terjemah Aqidatul Awam أَبْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالرَّحْـمَنِ (1) وَبِالرَّحِـيْـمِ دَائـِمِ اْلإِحْـسَانِ Saya (Mushonnif / Pengarang Kitab) memulai dengan nama Allah, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya فَالْحَـمْـدُ ِللهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ (2) اَلآخِـرِ الْبَـاقـِيْ بِلاَ تَحَـوُّلِ Maka segala puji bagi Allah Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Tetap tanpa ada perubahan ثُمَّ الـصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَـرْمَدَا (3) عَلَى الـنَّـبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا Kemudian, semoga sholawat dan salam senantiasa tercurahkan pada Nabi sebaik-baiknya orang yang mengEsakan Allah وَآلِهِ وَصَـحْبِهِ وَمَـنْ تَـبِـعْ (4) سَـبِيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُـبْـتَدِعْ Dan keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jalan agama secara benar bukan orang-orang yang berbuat bid’ah وَبَعْدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَـهْ (5) مِنْ وَاجِـبٍ ِللهِ عِشْـرِيْنَ صِفَهْ Dan setelahnya ketah...

Hanya Allah Yang Boleh Sombong, Makhluk Tidak Berhak Sombong

Meskipun jelas bahwa manusia adalah tempatnya kesalahan dan kealpaan sebagaimana ucapan ‘al-Insan mahallul khatha’ wan nisyan’ tetapi menjadi kewajiban manusia itu sendiri berusaha menghindarkan diri dari kesalahan. Terkadang manusia merasa amat berat dalam mengekang diri dari kemaksiatan karena bisikan nafsu yang tiada henti berhembus seperti angin yang terus mengelilingi kehidupan ini.  Ketika itu hendaklah manusia meminta pertolongan kepada Allah swt untuk menundukkan kebiadaban nafsu yang ada dalam diri manusia sendiri. Karena hanya Allahlah yang dapat dengan mudah menyelesaikan permasalahan nafsu ini. Namun demikian, jikalau kemaksiatan sudah tidak terhindar lagi maka bersegeralah memohon pengampuanan kepada-Nya yang disertai dengan penyesalan setulus hati.    Akan tetapi jikalau kemaksiatan yang tidak terhindar itu hadir tanpa ada penyesalan karena memandang remeh suatu kemaksiatan atau rasa sombong atas tindakan kemaksiatan itu, maka sesungguhnya orang itu telah t...

Konsep dan Proses Memanusiakan Manusia di Mulai Dari Peristiwa Isro' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

Hal yang menarik untuk di kaji secara berulang dan pengkajiannya tidak pernah Out Of Date (ketinggalan jaman) adalah Perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Bayt al-Maqdis, kemudian naik ke Sidrat al-Muntaha, bahkan melampuinya, serta kembalinya ke Makkah dalam waktu yang sangat singkat, merupakan tantangan terbesar sesudah Al-Qur'an disodorkan oleh Allah kepada Umat manusia melalui perantaran Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini membuktikan bahwa ‘Ilm dan Qudrat Allah meliputi dan menjangkau, bahkan mengatasi segala yang ‘finite’ (terbatas) dan ‘infinite’ (tak terbatas) tanpa terbatas ruang dan waktu.  Dalam kaitan tuntutan keilmiahan dalam memandang perirstiwa Agung Isra’ dan Mi’raj nabi Muhammad SAW dapatlah kiranya dirumuskan kerangka berfikirnya dengan sistematika sebagai berikut : Pertama, Para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu apapun menyatakn bahwa segala sesuatu pasti memiliki pendahuluan yang mengantar atau menyebabkannya. Sebagai pakar Al-Qur'an, Imam al-Suyuthi be...

Apakah Yang Akan Di Alami Oleh Orang Yang Menunda Pembagian Warisan Secara Zhalim?

  Yang perlu dipahami sejak awal adalah bahwa harta warisan merupakan hak bagi setiap orang yang secara sah menjadi ahli waris dari orang yang meninggal dunia. Karena ini menjadi hak maka pemilik hak dapat memintanya kapan pun ia mau baik ketika ia membutuhkan ataupun tidak membutuhkan. Dan karena harta warisan merupakan hak maka menunda pembagian warisan tanpa ada kerelaan dari semua ahli waris yang ada adalah sebuah tindakan yang tidak dibenarkan. Karena penundaan ini menjadikan hak orang lain menjadi terganggu bahkan merugikannya dan sungguh akan berdosa besar apabila ada salah satu anggota keluarga yang mempertahankannya apalagi beranggapan bahwa warisan hanya miliknya sendiri sementara dia punya saudara yang juga berhak mendapatkannya.  Jika warisan tersebut berupa tanah maka harus segera dibagi, bila berupa uang dan lain sebagainya maka harus segera dibagi karena agama tidak membenarkan tindakan merampas atau merampok hak orang lain. Siapa saja yang melakukan hal seperti...

Fitnah dan Huru-Hara Akhir Zaman

Salah satu mu'jizat Rasulullah saw Nabiyyur Rahmah (seorang nabi yang paling sayang kepada umatnya) adalah sabda beliau yang menjelaskan kondisi umat di masa yang akan datang, sabda tadi diriwayatkan oleh sahabat Hudzaifah Ibn Yaman ra. Di mana beliau berkata: كان الناس يسألون رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الخير وكنت أسأله عن الشر مخافة أن يدركني فقلت يا رسول الله إنا كنا في جاهلية وشر فجاءنا الله بهذا الخير فهل بعد هذا الخير شر قال نعم فقلت هل بعد ذلك الشر من خير قال نعم وفيه دخن قلت وما دخنه قال قوم يستنون بغير سنتي ويهدون بغير هديي تعرف منهم وتنكر فقلت هل بعد ذلك الخير من شر قال نعم دعاة على أبواب جهنم من أجابهم إليها قذفوه فيها فقلت يا رسول الله صفهم لنا قال نعم قوم من جلدتنا ويتكلمون بألسنتنا قلت يا رسول الله فما ترى إن أدركني ذلك قال تلزم جماعة المسلمين وإمامهم فقلت فإن لم تكن لهم جماعة ولا إمام قال فاعتزل تلك الفرق كلها ولو أن تعض على أصل شجرة حتى يدركك الموت وأنت على ذلك Orang-orang bertanya kepada Rasulullah saw tentang 'kebaikan' (Islam) sedang aku (Hudzifah) be...

Seseorang Tidak Masuk Neraka Karena Penyakit Fisik Melainkan Karena Penyakit hati

Allah SWT telah menciptakan manusia dalam dua bentuk yaitu bentuk zhahir dan bentuk bathin dan masing-masing bentuk ini tak terlepas dari adanya segala macam penyakit, penyakit zhahir yang menjangkiti badan terdiri dari berbagai macam penyakit seperti kanker, tumor, usus buntu, diabetes, struk dan lain-lain. Adapun penyakit bathin yang berupa penyakit hati identik dengan sifat-buruk dan tercela seperti iri hati, hasad/dengki, ujub, takabbur (sombong), riya' dan lain-lain. Dalam kehidupan hampir setiap orang begitu peduli dalam mengobati penyakit fisik (zhahir) dan justru malah mengabaikan penyakit hati yang menjangkiti dan malah sering tidak disadar dan akan mencelakakan urusan duniawi dan ukhrawi pengidapnya. Dalam pandangan Islam penyakit hati ini jauh lebih berbahaya daripada penyakit fisik sebab jikalau seseorang tertimpa penyakit fisik belum tentu dia akan tertimpa penyakit hati tapi seseorang yang dijangkiti penyakit hati maka akan berakibat pula bagi fisiknya.  Rasulullah Sh...

Siksaan Yang Menunggu Siapa Saja Yang Mengambil Tanah Orang Lain Secara Zalim.

Dalam menjalani hidup sebagai makhluk sosial kita manusia seringkali di hadapkan dengan berbagai polemik dan permasalahan hidup dan tak jarang terjadi dalam masyarakat  hal-hal yang tidak diinginkan seperti seseorang yang mengambil tanah orang lain secara zhalim baik dengan sengaja maupun  dengan cara-cara yang tidak di benarkan syari'at hukum Islam.  Ada pula yang diam-diam merubah batas tanah dengan maksud untuk melebihkan atau meluaskan tanah miliknya sendiri atau bisa juga dengan membangun rumah  yang melewati batas tanah miliknya sendiri hingga ikut terambil tanah orang lain, ada lagi yang tidak mau membagikan hak waris berupa tanah kepada saudaranya dengan anggapan merasa diri paling berhak  dan lain sebagainya serta berbagai kasus perbuatan lainnya yang tidak hanya terjadi di zaman sekarang bahkan terjadi dari mulai zaman dahulu  hingga ujung-ujungnya menjadi dosa jariyah bagi pelakunya. Ada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar rodh...

Azab Bagi Penghina Islam

Mengingat maraknya para penghina Islam dari berbagai tempat akhir-akhir ini penulis merasa berkewajiban mengangkat topik ini agar bisa dijadikan refrensi bagi mereka yang bisa jadi tak tahu kemudaratan yang bakal mereka para penghina itu terima mulai dari dunia hingga akhirat kelak. Islam  adalah agama yang lurus sebagai way of life bagi manusia. Sebagai solusi untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan dan memohon ampunan Allah. Islam adalah agama penyempurna bagi agama-agama samawi yang diturunkan oleh Allah semenjak mulai dari zaman Nabiyullah Adam AS dan Islam satu2nya agama yang terjaga keontentikannya dari campur tangan manusia para pembuat agama ardhi (agama bumi buatan manusia). Saat ini begitu banyak timbul para pencela Islam tanpa mereka para pencela itu sadari bahwa bagaimanapun mereka mencela Islam akan tetap mulia dan takkan bisa jatuh menjadi hina justru manusia-manusia bodoh para penghina itulah yang akan jatuh ke jurang kehinaan mulai dari dunia sampai akhirat ...