Langsung ke konten utama

Maulana Syeikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid | Ulama' Sekaligus Pahlawan Nasional dari Pulau Lombok


Kiprah Maulana Syeikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam Berjuang demi tercapainya kemerdekaan Republik Indonesia  tidak bisa di pandang sebelah mata oleh masyarakat lokal, nasional bahkan Internasional Sebab beliau hidup dan dan pernah merasakan pahit dan getirnya perjuangan pada zaman penjajahan Jepang di Indonesia yang meluas sampai pulau Lombok yang terkenal dengan icon Pulau Seribu Masjid.

Dalam kapasitasnya sebagai ulama' Maulana Syeikh Zainuddin Abdul Madjid hadir laksana mentari yang terbit dari ufuk timur yang bercahaya terang benderang yang menerangi kegelapan malam yang gelap gulita. Selain sebagai ulama'  beliau juga pejuang (mujahid)  di dalam memperjuangkan Indonesia, agama dan pendidikan, ini terbukti lewat didirikannya lembaga NWDI, NBDI dan YPH serta di dirikan pula organisasi Nahdlatul Wathan (NW) yang berpusat di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Beliau berjuang mengerahkan tenaga, biaya dan pikiran melawan intimidasi penjajah Jepang  sehingga salah satu saudara beliau yaitu Tuan Guru Faisal gugur sebagai pahlawan bangsa dalam mempertahankan Indonesia dari kejamnya tangan-tangan penjajah jepang pada kala itu. 

Energi patriotisme beliau sungguh luar biasa hal ini bisa kita ketahui lewat lagu- lagu perjuangan yang beliau ciptakan. Lebih lengkapnya hal ini bisa kita baca dalam tulisan salah seorang murid beliau, Dr. Fakhrurrozi Dahlan, MA. di http://www.darulmuhibbin-nw.com/2016/10/energi-patriotisme-dalam-lagu-karya_5.html

Gambar Maulana Syeikh sedang berdiri di belakang presiden Soeharto

Begitu besar sumbangsih beliau untuk NKRI hal ini secara langsung maupun tidak  langsung bisa kita lihat dari nama lembaga organisasi yang beliau dirikan Nahdlatul Wathan yang berarti  Kebangkitan Tanah Air. Organisasi ini di dirikan pada Ahad tanggal, 15 Jumadil Akhir 1372 H bertepatan dengan tanggal 1 Maret 1953 M. di Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jum'at | Islam Mengangkat Harkat & Martabat Kaum Wanita

 الحمد لله الذى أعد للمؤمنين والمؤمنات جنات  تجرى من تحتها الانهار أحمده سبحان الله تعالى وأشكره على نعمه الغزار, وأشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له الملك العزيز الغفار, وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله المختار, اللهم صل وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد نور الانوار وسر الاسرار وعلى اله الأبرار واصحابه الاخيار ومن تبعهم باحسان الى يوم القرار. اما بعد.فيامعاشر المسلمين رحمكم الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله وقد فاز المتقون واحثكم على طاعته لعلكم تفلحون Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt. diantara bukti ketaqwaan itu adalah meniti ridha orang tua. Terutama ibu sebagai wanita yang telah bersusah payah melahirkan dan membesarkan kita. bukankah ridha Allah swt tergantung pada ridhanya? Dengan kata lain menghormati orang tua merupakan salah satu artikulasi ketaqwaan seorang hamba kepada-Nya. Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Surga di bawah telapak kaki ibu, al-jannatu tahta aqdamil ummahati. Begitulah Rasulul...

Doa Tahlil atau Doa Arwah

Ada berbagai macam bentuk susunan do'a arwah. Namun penulis ingin menuliskan di sini cuma satu bentuk saja agar mudah di hafal dan di amalkan ketika di butuhkan pada acara tahlilan maupun pada saat tertentu di saat kita ingin mendo'akan keluarga, kerabat dan sahabat kita yang telah meninggal dunia. Doa tahlil atau doa arwah ini berisi permohonan agar Allah menerima semua bacaan Al-Qur’an dan zikir tahlil sebagai tambahan amal kebaikan bagi ruh/arwah orang yang meninggal yang didoakan. Doa ini juga terdiri atas permohonan ampunan dan rahmat-Nya untuk arwah ahli kubur. Inilah do'anya : اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنْ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ ال...

Kisah Sahabat Nabi SAW | Sang Raja Di Surga

Di dalam suatu majelis pengajaran, tiba-tiba Rasulullah SAW bersabda, "Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!" Abu Hurairah, yang meriwayatkan hadits ini, berkata dalam hati,"Aku berharap, akulah yang ditunjuk oleh beliau….!" Waktu subuh esok harinya, Abu Hurairah shalat di belakang beliau.  Ia tetap tinggal di tempatnya ketika beberapa orang pamit untuk pulang. Tiba-tiba ada seorang hamba/budak hitam berpakaian compang-camping datang mendekat dan menjabat tangan Rasulullah SAW, ia berkata, "Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid!!" Rasulullah SAW memenuhi permintaan orang tersebut.  Sementara beliau berdoa, tercium bau kesturi dari tubuhnya yang kelihatan kumuh dan kotor.Setelah ora ng itu berlalu, Abu Hurairah bertanya, "Apakah  orang itu (yang Engkau maksud), Ya Rasulullah?" "Benar," Kata Nabi SAW, "Ia hamba sahaya dari Bani Fulan…" "Mengapa tidak engkau beli dan engkau me...