Langsung ke konten utama

Menanggapi Berita Dukhon di Bulan Ramadhan 1441 H./2020 M.




Sepertinya sudah  tak asing lagi kabar yang kita saksikan di beberapa tayangan youtube dan kita baca pula  di medsos tentang akan terjadinya "dukhan" yakni  sebagai pertanda datangnya hari kiamat  yang di isukan akan terjadi pada hari jum'at di  pertengahan  bulan Ramadhan tahun ini +1441 H). atau bertepatan dengan tahun 2020 M.
Kabar ini sempat  membuat netizen panik dan cemas lalu timbul  perasaan resah  resah dan gelisah. Maka dalam hal kaitannya dengan hal ini  para ulama' memberikan jawaban secara bervariasi dalam menyikapi  ada sebagian yang menyatakan bahwa hadits tentang itu adalah hadits dhaif, ada yang mengatakan itu adalah hal yang gaib yang tidak seorangpun tahu dan kalaupun terjadi setidaknya kita sudah mempersiapkan amal ibadah kita dari mulai detik ini. 

Terkait problema ini kami akan cantumkan bebeapa penjelasan yang ada dalam  Al Qur’an salah satunya adalah Surat An Nazi’at ayat 42-45 sebagai berikut.
                                         يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapan kah terjadinya?
                                                        فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا
Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan(waktunya)?
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنْتَهَاهَا
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
إِنَّمَا أَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَخْشَاهَا
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit).

Jikalau kita perhatikan dengan seksama dari ayat ini Nabi kita Muhammad SAW jelas  tidak di berikan pengetahuan tentang kapan hari kiamat atau hari kebangkitan itu terjadi hanya saja beliau di berikan sedikit pengetahuan tentang apa saja tanda-tanda akan terjadinya seperti misalnya yang kita dapati dalam kitab hadits  Al Arbainnan Nawawiyah (40 hadits yang di tulis oleh Imam Nawawi rha) dimana dalam hadits tersebut dituliskan dialog  yang terjadi antara malaikat Jibril dan Nabi kita Muhammad SAW. Dalam hadits itu malaikat jibril sempat menanyakan tentang kapan terjadinya hari kiamat  lalu Nabi menyatakan bahwa antara beliau dan malaikat Jibril tidak ada yang tahu mengenai hal itu lalu Nabi SAW hanya menyebutkan sebagian  tanda-tandanya saja dan tanda-tandanya itu pula tak disebutkan secara pasti kapan terjadinya.

Kesimpulannya apabila Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dengan Allah ta'ala saja tidak di beritahu kapan terjadinya apalagi sekelas kita rasanya tidak etis kalau kita berani menyebutkan secara pasti bahwa  dukhan atau kabut asap itu akan terjadi di bulan  Ramadhan tahun ini 1441 H./2020 M. Kita harus beri'tiqod yang shohih (berkeyakinan yang benar) jangan sampai kita lebih percaya pada berita yang di bawakan para yutuber daripada percaya kepada Rasulullah SAW. 
Karena umumnya berita-berita yang ada di youtube cenderung di heboh-hebohkan tujuannya adalah agar mendapatkan subscribe, like dan share  sebanyak mungkin. 

Yang paling perlu kita benahi dan antisipasi adalah kiamat sugro berupa kematian pribadi yang setiap saat bisa saja terjadi pada diri kita, tentunya dengan banyak melakukan ibadah dan amal-amal sholeh sebagai bekal menghadapinya. 

Dan sekiranua benar  berita tentang terjadinya dukhan di bulan Ramadhan , maka paling tidak intinya kita sudah siap dengan bekal akhirat yang cukup.

Lebih jelasnya simak video penjelasan Buya Yahya terkait masalah ini :


Semoga Bermanfaat

Oleh: Abu Aulia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jum'at | Islam Mengangkat Harkat & Martabat Kaum Wanita

 الحمد لله الذى أعد للمؤمنين والمؤمنات جنات  تجرى من تحتها الانهار أحمده سبحان الله تعالى وأشكره على نعمه الغزار, وأشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له الملك العزيز الغفار, وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله المختار, اللهم صل وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد نور الانوار وسر الاسرار وعلى اله الأبرار واصحابه الاخيار ومن تبعهم باحسان الى يوم القرار. اما بعد.فيامعاشر المسلمين رحمكم الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله وقد فاز المتقون واحثكم على طاعته لعلكم تفلحون Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt. diantara bukti ketaqwaan itu adalah meniti ridha orang tua. Terutama ibu sebagai wanita yang telah bersusah payah melahirkan dan membesarkan kita. bukankah ridha Allah swt tergantung pada ridhanya? Dengan kata lain menghormati orang tua merupakan salah satu artikulasi ketaqwaan seorang hamba kepada-Nya. Ma'asyiaral Muslimin Rahimakumullah Surga di bawah telapak kaki ibu, al-jannatu tahta aqdamil ummahati. Begitulah Rasulul...

Doa Tahlil atau Doa Arwah

Ada berbagai macam bentuk susunan do'a arwah. Namun penulis ingin menuliskan di sini cuma satu bentuk saja agar mudah di hafal dan di amalkan ketika di butuhkan pada acara tahlilan maupun pada saat tertentu di saat kita ingin mendo'akan keluarga, kerabat dan sahabat kita yang telah meninggal dunia. Doa tahlil atau doa arwah ini berisi permohonan agar Allah menerima semua bacaan Al-Qur’an dan zikir tahlil sebagai tambahan amal kebaikan bagi ruh/arwah orang yang meninggal yang didoakan. Doa ini juga terdiri atas permohonan ampunan dan rahmat-Nya untuk arwah ahli kubur. Inilah do'anya : اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنْ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ ال...

Kisah Sahabat Nabi SAW | Sang Raja Di Surga

Di dalam suatu majelis pengajaran, tiba-tiba Rasulullah SAW bersabda, "Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!" Abu Hurairah, yang meriwayatkan hadits ini, berkata dalam hati,"Aku berharap, akulah yang ditunjuk oleh beliau….!" Waktu subuh esok harinya, Abu Hurairah shalat di belakang beliau.  Ia tetap tinggal di tempatnya ketika beberapa orang pamit untuk pulang. Tiba-tiba ada seorang hamba/budak hitam berpakaian compang-camping datang mendekat dan menjabat tangan Rasulullah SAW, ia berkata, "Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid!!" Rasulullah SAW memenuhi permintaan orang tersebut.  Sementara beliau berdoa, tercium bau kesturi dari tubuhnya yang kelihatan kumuh dan kotor.Setelah ora ng itu berlalu, Abu Hurairah bertanya, "Apakah  orang itu (yang Engkau maksud), Ya Rasulullah?" "Benar," Kata Nabi SAW, "Ia hamba sahaya dari Bani Fulan…" "Mengapa tidak engkau beli dan engkau me...